Posts

Death Relieves

Walked they tittled-tattled Talked they laughed Shits they out Cry they watched None was theirs They acted like piece Of garbage That made curse Sick Tick Tack Fuck Let it released Hold it right Stop it breathed Let me died Words Lost I Gone All done

Unsteady

Said to be ready Promise loudly Present convincingly Dip self in reality It is never easy Even just to see And pass day by day Crying doesn't heal Hard days should be done, still None can give me chill To keep my head sane still Others said just say say Tell tell what you want to share But better to lay Rather to think and prepare About what to say Me think, talking to you Better not, because I know Others tend to be judgemental To say I am sentimental Days without the real me Have been hard Don't they know me Don't they have heart? Don't they have empathy? Don't dare you pity when you do not have that ability ... A Mom, 28112019  

Kelak

Tekad tuk langkahkan kaki Nekad ketukkan pintu Membuka halaman baru Yang membuatku nampak lagi Hidup tak lagi sama Apapun terlihat sulit Yang ada sekarang telah lama Tiada, akibat tertelan oleh bumi Melihat betapa hancurnya Sebuah batu besar nan tajam Seperti itulah hatiku nampakmya Dikoyak dan dirajam Ragaku tak sampai mati Hatiku tak sampai hilang Semua terasa titik-titik Keletihan dan pedihnya lara hati Nampaknya kematian merupakan Pintu terbaik, yang menjadi tujuan Untuk menapaki perjalanan Selanjutnya, tanpa lagi tertekan Daun, mengapakah kau cepat jatuh- Dari ranting yang dahulu Kau bilang kasih, kau kata cinta? Mengapakah ranting rela melepaskan? Jangan kau bilang takdir Pula kau bilang itu harus Semuanya hanyalah sesaat takbir Yang berkumandang dengan lembut, halus Ditelinga ini, ingin sekali Aku mendengar, bisikkan Oleh lembutnya angin, sepoi nan pasti Dengan semilirnya, daun terhempaskan Lalu jatuh.. Tersapu.. Dan menjauh.. Hilang la...

Aku dan batu

Jikalau ia Tidak pernah membalas Menerima apapun Terjadi padanya Teriknya matahari Nan indah, tapi baginya itu sudah biasa Meluapnya air Karena hujan deras Dan gerimis menetes Itupun ia bahagia Ia tak mengeluh.. Dia diam, biarpun Dirinya terkikis habis Memasir.. menghilang.. Biarlah aku menjadi sepertinya Diam walau dimaki, Tersenyum saat dipuji Dan hilang saat waktunya.. dengan senyum tanpa diketahui Kemana aku pergi Dan menjadi apa aku Setelah aku mati .. It never argues About anything The hottest sunshine It is a friend of it It remains silent The flood coming To the city, it remains the same

..Windi..

You cannot see me Cannot you feel me? I breath deeply So you can feel me  Like everyone else Feel loved and not lonely Shall you forbid me, Not allowing me To hug you, to see How have you been? Hope you miss me, When I am not there, Do you miss me? So many times I see you are angry For not getting  What you eagerly  own, will you still Remember me? But once  you see me with anger  And getting stronger You blame me,  You hate me. What did I do seem  So wrong and  Always be.  Let me disappear  With the water Waving all the way To bring furious And madness To bring tremendous Power to sweep away All dirts, mud that Used to cover my sight And my heart.
Bilamana ia mengerti Persoalan hati Penggalan kata Yang mengisahkan lara Luka demi luka Berbaris rapih, bersembunyi malu tuk diungkap Hati merana Melihat wajahnya merona Sampai kapankah Kakiku berhenti melangkah Melangkah teguh Ke Hati yang salah Yang membuatku luluh Tak berkelit aku, kalah Ulat di pohon Pun mendengar Lenguhan sang daun Di antara sela-sela Ranting yang bermesraan Dengan bunga pun diayun Dengan lembut nan perlahan cintanya akan bunga- tak dapat dihentikan membuatnya menjadi buah yang ranum yang harum yang nikmat

Mata dan hari

Mata, Tanpa dirimu Aku meraba sepanjang jalan Takut dan tak pasti arahnya Kamu kecil tapi Besar untuk hidupku Ngeri aku tanpa Tahu apa dan siapa Yang merayu dan Mengaduh padaku Dan menangis Tak dapat kuhidup Tanpamu. Terang Tak kudapat Hancur semua memori Dalam sandiwara panggung ini Hari, Tanpamu aku kosong Menjadi bayangan pun aku tak sanggup Tanpamu aku tak berhak Tuk menjadi terlihat Tanpamu, apapun hilang lalu Terhempas tanpa detik Sepi dan kosong Matipun bukan jalan 'Tuk keluar dan lari Kencang aku berlari. Mencari kemana Aku mencari penglihatan Dan hariku.. Mereka tak ada lagi.. Matipun aku tak bisa Karena hidupku bukan Aku yang bisa ambil Tapi, matipun masih Lebih baik dari pada Harus begini..