Hujan Berkat

Biarkan tetesan hujan membasahi aibmu
Biarkan angin keras mengahantam sedihnya daun-daun hijau
Biarkan anak kecil menangis menunggu hujan reda

Jalanlah melangkahlah hujan takkan melukaimu
Ia hanya ingin bermain - main denganmu
Lama tak bersua sepanjang kemarau katanya

Kubiarkan mataku tertutup menatap langit
dengan garisan senyum rapat
kurentangkan kedua tangan kearahnya

Air hujan diberikan dari sang Penenun Hidup
takkan membuatmu mati jika kau dipeluknya
takkan membuatmu membeku di cengkramnya

Ia adalah berkat bagi bumi
yang kita pijak dan di mana kita kelak di kebumikan
ia adalah penghidup mata air bumi kita

Duduklah tenang menikmati indah
kedatangannya di musim hujan
setelah kemarau panjang usai

Musim Hujan
October 19, 2012

Comments

Popular posts from this blog

Children Know

"tjinta"