di dalam sana sendiri
Tuhan, biarkanlah awan-awan
menjadi tameng menutupi kedukaan
hati yang hancur di dalam tanah kering
terbanjiri hujan yang membuatnya subur
Biarkan burung berkicau
meramaikan kesenduan
tanah ini kala aku di dalamnya
menjadi satu bersama pengurai tubuh
Kesementaraan raga
tidak selamanya berharga
kadang ia indah namun tidak lagi
jika sudah tidak ada asa dan bernyawa
menjadi tameng menutupi kedukaan
hati yang hancur di dalam tanah kering
terbanjiri hujan yang membuatnya subur
Biarkan burung berkicau
meramaikan kesenduan
tanah ini kala aku di dalamnya
menjadi satu bersama pengurai tubuh
Kesementaraan raga
tidak selamanya berharga
kadang ia indah namun tidak lagi
jika sudah tidak ada asa dan bernyawa
Comments