Jemput aku, ya!
Malam tiba lelah tubuhku, Tuhan Terlelap tidurku, sakit kepalaku Bangunku kesiangan, aku bergegas turun Berjalan kaki, jika hoki Aku bisa naik angkot keluar bareng pak Supir Yang tinggal di komplek yang sama Sepulang sekolah ku lelah, aku haus Tapi tugasku belum selesai Ku diperiksa sepulang sekolah Selesai itu aku mengambil sebuah lap Selesai itu aku mengambil sebuah kain pel Selepas itu aku menyeka minyak-minyak Seusai itu aku menggengam sikat kamar mandi Selesai itu aku sebenarnya ingin main, tapi Masih ada celana dengan kotoran yang harus aku sikat Selesai itu aku lapar dan lelah sekali Seperti biasa, piring bercorak bunga kesukaan mamaku dan sendok yang sedikit berkarat kupakai untuk makan setiap harinya Jika hoki aku makan nasi yang tidak sedikit dan tidak kering Menu yang nyaris muak ku makan tapi lama-lama aku menyukainya Aku lapar, Ma. Setiap hari aku lelah dan lapar dan aku benci sekolah, di sekolah aku tak bisa paham apa yang bapak atau ibu guru katakan Jika nilaiku merah, sudah kubayangkan sabetan keras melayang ke atas paha dan kakiku Umpatan kasar dan dalam merobek-robek jiwaku Tidak,tidak, lukanya tidak sakit. Tapi hatiku sakit, Tuhan Aku menjerit minta mama menjemputku pulang tapi mama tak kunjung sampai ke rumah ini Rumah? Bukan, bukan rumah. ini neraka!
Rut-20/07/2000
Comments