selamat jalan

Mati itu sederhana
Sekejap tenang
Dia pun hilang
Padahal tadi tersenyum merona

Tepat satu jam
Sebelum aku terbangun
Aku terus termenung
Tak bisa mata ini terpejam

Kusenang pelukan
Hangatnya dia,
Teguran manisnya 
Pun tak bisa kulupakan

Marahpun, ia tetap manis
Menegur dan menghukum tegas
Namun aku tahu jelas
Bahwa di hatinya, ia menangis

Sedu seda ku 
Dia peluk sabar
Tawa girangku
Dia dengar

Ma, sesederhana itulah hidup 
Meskipun bayangmu mulai redup
Namun hati tetaplah ingatmu dan setia
Ku akan ingat 'tuk tetap bahagia

Terima kasih, mama

Semarang, Rut Novyanti


Comments