hidup

setiap kata
setiap langkah
ku tak tahu harus
apa dan kenapa

kekasihnya
meninggalkannya
tak pedulikannya
pedih hati teriris

"lihat langit biru"
itu bisikku
tatkala ia bisa cerah
dan kadang ia mendung

panas maupun hujan
ia tetap menjalani sang rentetan
awan putih setiap hari
sambil menyambut terik

hidup tanpa patah
hati dan pedih itu seperti
hidup tanpa sensasi
tanpa bergantung pada Pencipta

Comments

Popular posts from this blog

Children Know

"tjinta"