Dusta

Dalam ucapmu kau bilang cintai aku
kau menggenggam tanganku
saat terakhir kita berjalan bersama

Kau bilang kau mempercayaiku
Kau kecup leherku
dengan bibirmu yang lembut

Engkau bertanya
tentang masa depan kita
kau berikan ku tempat 'tuk hidup bersama

Juga kau bilang
kalau kau mau hidup bersamaku
sampai ajalku menjemput

Lalu mengapakah kakanda
memelukku erat sesambi dirimu
menggenggam sebilah pisau di belakangku?


Comments

Popular posts from this blog

Children Know

"tjinta"