Manusia, Awan, dan Mentari
Awan, janganlah kau cemburu melihat mentari
yang selalu tersenyum megah setiap pagi
Awan, berhentilah bimbang akan kesetiaan sang mentari
meski tegar tengkuh hidup ini, ia takkan pernah jauh
Awan, apalah arti mentari tanpamu,
kalian adalah pasangan terideal
engan nyanyian sendu angin sepoi-sepoi
Kalian bagai materai dan amplop bukan
berarti selalu melekat sepanjang saat hanya saja
ini seperti pak pos yang membuat kalian bersatu
sungguh romantika terasa di alam kita
tak heran aku menatap penuh perhatian
kala aku bertemu Adamku terkasih
rasa seperti menjadi satu dengan Pencipta alam semesta
Rut Novyanti
yang selalu tersenyum megah setiap pagi
Awan, berhentilah bimbang akan kesetiaan sang mentari
meski tegar tengkuh hidup ini, ia takkan pernah jauh
Awan, apalah arti mentari tanpamu,
kalian adalah pasangan terideal
engan nyanyian sendu angin sepoi-sepoi
Kalian bagai materai dan amplop bukan
berarti selalu melekat sepanjang saat hanya saja
ini seperti pak pos yang membuat kalian bersatu
sungguh romantika terasa di alam kita
tak heran aku menatap penuh perhatian
kala aku bertemu Adamku terkasih
rasa seperti menjadi satu dengan Pencipta alam semesta
Rut Novyanti
Comments