Geland--(punya)angan

Seorang anak bersama ibunya
Terisak tangisannya

Sang ibu seakan tak dengar
Ia memunguti sampah  plastik

"Mak, aku lapar."
Ibu menjawab pelan, "Ya Nak, sebentar lagi.."

Tangisan keras yang terdengar lagi..
Tak ada air mata, itu pun sudah kering

Adakah yang perduli..
Adakah yang mencaci maki?

Mati dan hidupnya
Seperti dipermainkan oleh keadaan

Lihat yang lain
Foya-foya...

Anak gelandangan hanya menangis
Meminta makan, meminta sesuap nasi

Comments

Anonymous said…
hai Ruth! aku suka puisimu! jujur dan terbuka..
n pilihan temamu spontan.

keep it up! :)

Popular posts from this blog

Children Know

"tjinta"