Posts

Showing posts from March, 2013

Tjinta II

hati rasakan hati mata melihat mata rasa selimuti rasa tangan menggenggam tangan jangan merubah rasa menjadi kasihan belaka jangan korbankan cinta karena iba tak tega jangan rusakkan cintamu sebelum merekah mahkotanya dan jangan buang cintamu itu sia-sia karena tjinta takkan pernah lupa

Tawa Anak Jalanan

tak perlu rumah mewah baju layak pakai tatanan dan makanan berlimpah dengan satu tujuan bertahan mengisi perut bernyanyi sungau dengan gelak tawa bahagia panas terik debu polusi tersenyum menelan kejam dunia dengan tawa

persahabatan

ini bukan saling kebutuhan saling membutuhkan ini bukan keuntungan dan timbal balik kasih persahabatan layaknya hujan yang turun pohon tidak pernah meminta air, namun hujan tetap turun rumput tetap tumbuh subur, hijau, tanpa benih persahabatan tidak meminta, mengharap untung kumengasihi kawan-kawanku tanpa syarat kuberteman karena Ia mengirim mereka sebagai hadiah untukku

friendship

it isn't just symbiosis- mutualism it is not just a benefit with no pain it it love in friendship is like rain tree never asks for water but rain comes grass always grow without its seeds never expect and never hope something in return I love friends friends with no conditions I make friends because God send them as gifts for me

imajinasi soal tjinta

adakah kakanda ada bertanya, apakah rasa adinda yang ia tjinta dan kemanakah rasa, saat tjinta ada, rasa itu mati rasa susah payah, keluh kesah, dan peluh putus asa, termakan oleh tjinta lidah mati rasa mata kabur maka rasa tjinta tak karuan rasanya, mata tak lihat fisik belaka bukan tak lagi punya asa, bukan tak punya otak, bukan tak berlogika.. hanya sedang jatuh tjinta saja